Dubai, negara Unit Emirat Arab, salah satu penghasil petro oleum terbesar di dunia ini adalah sebuah negara yang memiliki ambisi besar untuk menjadi kosmopolitan atau sebuah kota dunia. Kotanya adalah kota yang didominasi jalan raya seperti kota-kota besar di Amerika Serikat. Tidak ada yang bepergian dengan sepeda di sana karena jarak dari satu fasilitas umum ke fasilitas umum lainnya amat jauh. Sebuah bangunan gedung biasanya sudah menyediakan berbagai fasilitas umum sehingga para penggunanya tidak perlu lagi ke luar bangunan, atau berkendaraan apabila ingin mencari suasana lain. Namun, konstruksi dalam skala besar telah meletakkan Dubai sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Hingga saat ini Dubai terkenal di mata arsitektur dunia karena memiliki puluhan pencakar langit yang paling megah, cerdas dan gila. Salah satunya adalah Burj Dubai yang tercatat sebagai skyscraper tertinggi di dunia dengan tinggi mencapai lebih dari 800 meter dan mengalahkan rekor Taipe 101 yang sebelumnya memegang rekor itu selama bertahun-tahun. Juga sedang dalam konstruksi, Business Bay, sebuah distrik sentral bisnis baru di Dubai. Proyek ini, apabila selesai, akan memiliki 300 pencakar langit yang dibangun di sekitar perluasan Dubai Creek. Pada Februari 2005, konstruksi Dubai Waterfront diumumkan,[3] luasnya akan 2½ kali lebih besar dari Washington, D.C., kasarnya tujuh kali lebih besar dari pulau Manhattan. Dubai Waterfront akan berisi campuran kanal dan pulau penuh dengan hotel dan area perumahan sepanjang 800 km (500 mil). Proyek ini juga berisi Al Burj, salah satu bangunan tertinggi lainnya di dunia.

Sejarah pencakar langit di Dubai dimulai dengan pembangunan Dubai World Trade Centre setingi 149-meter (489 ft) pada 1979, yang dianggap sebagai pencakar langit pertama di kota itu. Pada waktu rampungnya, bangunan ini juga berdiri sebagai bangunan tertinggi di Timur Tengah. Sejak 1999, dan khusunya mulai 2005 hingga seterusnya, Sampai sekarang Dubai masih getol mendatangkan arsitek-arsitek cerdas dari seluruh dunia untuk meletakkan karyanya di bumi ladang minyak itu. Hanya dengan 10 tahun sejak awal 90-an, negara yang dipimpin dinasti Al Maktoum itu menjadi incaran para visioner-visioner baru dalam mewujudkan mimpi-mimpi mereka.

Semua bidang ilmu arsitektur yang memiliki ketertarikan terhadap bangunan cerdas, penuh estetika dan sering dianggap gila itu, kini melirik bangunan-bangunan Dubai yang jumlahnya telah mencapai angka ratusan. Beberapa contohnya antara lain, Dubai Towers yang menganalogikan 4 menaranya seperti candle light atau nyala api lilin dan memiliki konstruksi yang tidak main-main. Hydropolis Underwater Hotel, merupakan hotel pertama di dunia yang terletak di bawah air. The Palm Jumeirah, sebuah pemukiman yang dibangun diatas pulau buatan yang berbentuk pohon palem.The Dynamic Tower, sebuah karya arsitektur futuristik dimana tiap lantainya dapat berputar 360 derajat dalam kurun 90 menit. Kemudian saat ini yang masih dalah proses pembangunan adalah yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2012 dan akan menjadi jembatan terbesar dan terpanjang di dunia.

Selain itu  masih banyak bangunan-bangunan megah lainnya, sehingga bentuk Dubai yang terlihat melalui angkasa seperti puluhan stalagmit dengan macam-macam skyscrapers nya.