BLOG BARU riaarahmatul.wordpress.com

Untuk pembaca setia di blog ini (padahal gak ada) hehe…
Silahkan kunjungi blog saya yang baru, yaitu alamatnya : http://riaarahmatul.wordpress.com
Karna blog ini (https://riarahmatul.wordpress.com) tidak dipake lagi dan untuk memenuhi tugas PIK silahkan berkomentar di blog yg baru ini http://riaarahmatul.wordpress.com. terimakasih
INGAT YA http://riaarahmatul.wordpress.com (ria nya itu a nya ada 2)
Makasih yeeeeeūüôā

Bimini Road Jalan Di Dasar Laut

Para diver (penyelam) yang tentu pernah melihat sebentuk jalan setapak di bawah laut utara Pulau Bimini di Kepulauan Bahama ini akan tentunya sangat terkejut. Banyak orang berpendapat jalan setapak itu dibuat oleh alam. Namun penataan batu jalan itu menimbulkan pertanyaan lanjutan karena terlalu ‚Äúrapi‚ÄĚ. Beberapa ahli menduga jalan itu adalah bagian dari Kota Atlantis (seperti yang ditulis oleh Plato beberapa abad silam). Tapi hingga hari ini belum ada bukti tambahan mengenai keberadaan ‚Äúkota yang hilang‚ÄĚ itu. Dan Jalan Bimini masih menjadi pertanyaan : apakah jalan itu dibuat alam atau manusia? Siapa pembuatnya?
Mungkin penemuan dari Bimini road bisa menjadi suatu bukti akan eksisnya Atlantis pada masa silam,…

Baca lebih lanjut…

Temanku

Aku sangat banyak mempunyai teman . Tapi tidak mungkin aku sebutin satu-satu donk . Aku hanya menyebutkan beberapa aja ya ………. Inilah temen – temen aku , yang uda mau temenan ama aku .

Baca lebih lanjut…

10 Manusia Asia Terunik

Setiap manusia menginginkan kesempurnaan. Namun seringkali takdir berbicara lain. Banyak hal yang berjalan tidak sesuai dengan keinginan-keinginan terutama yang terkait dengan kondisi fisik seseorang. Beberapa penyakit aneh yang menimpa kondisi fisik mereka malah ada yang membuat siempunya jadi dikenal luas di seluruh dunia. Tentunya kita masih ingat dengan ‘manusia-manusia Indonesia yang menghebohkan publik’. Salah satunya, yakni Dede ‘si manusia pohon’ yang termasuk dalam TOP 10 MANUSIA TERUNIK ASIA lantaran penyakit aneh yang di deritanya, versi weird Asia berikut ini:

Baca lebih lanjut…

Arsitektur Yang Cerdas dan Gila

Dubai, negara Unit Emirat Arab, salah satu penghasil petro oleum terbesar di dunia ini adalah sebuah negara yang memiliki ambisi besar untuk menjadi kosmopolitan atau sebuah kota dunia. Kotanya adalah kota yang didominasi jalan raya seperti kota-kota besar di Amerika Serikat. Tidak ada yang bepergian dengan sepeda di sana karena jarak dari satu fasilitas umum ke fasilitas umum lainnya amat jauh. Sebuah bangunan gedung biasanya sudah menyediakan berbagai fasilitas umum sehingga para penggunanya tidak perlu lagi ke luar bangunan, atau berkendaraan apabila ingin mencari suasana lain. Namun, konstruksi dalam skala besar telah meletakkan Dubai sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Baca lebih lanjut…

Bangunan Di Dubai

Dubai tiada kata yang bisa menggambarkan kota ini selain kata ‚ÄúMenakjubkan‚ÄĚ. Disana banyak terdapat hotel dan gedung mewah dengan fasilitas kelas satu untuk menarik minat wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara untuk melangkahkan kaki ke kota ini. Coba lihat saja beberapa gedung dan hotel supermewah, seperti gedung tertinggi di dunia Burj Dubai, Hotel Atlantis dan Burj Al-Arab, gedung super canggih Dubai Dynamic Tower, serta Pulau Palem yang luar biasa menakjubkan.
Untuk lebih detailnya saya akan bahas satu persatu di bawah ini :

Baca lebih lanjut…

Jembatan Terpanjang Dan Terindah Di Dubai

Jembatan Terapung Al Maktoum merupakan sebuah jembatan ponton (jembatan terapung) di Dubai, Uni Emirat Arab dan sering disebut sebagai The Floating Bridge. Jembatan ini menghubungkan Riyadh Road, Dubai Courts dan Creek Park di Bur Dubai dengan Baniyas Road, Deira City Centre dan Dubai Creek Golf & Yacht Club di Deira. Jembatan Terapung Al Maktoum merupakan penyeberangan kelima yang melintasi Dubai Creek. Penyeberangan lainnya adalah Terowongan Al Shindagha, Jembatan Al Maktoum, Jembatan Al Garhoud dan Penyeberangan Business Bay. Jembatan ini, yang bernilai 155 juta dirham dan memiliki kapasitas 6,000 kendaraan per jam, dibuka pada 16 Juli 2007. Dibuka dalam jangka waktu dua minggu setelah ditetapkannya Salik, orang-orang lebih menyukai menyeberang secara gratis di jembatan keempat yang melintasi Dubai Creek.

Jembatan terapung ini menjadi kenyataan karena visi Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum dan mengelola Otoritas Transportasi dan Jalan Raya Dubai (RTA). Keunikannya datang dari spesialis struktur terapung, Clement Systems Gulf. Teknologinya menggunakan 19,000 ton semen, 1,500 ton besi untuk membuat dembatan terapung sejauh 300 meter (985 kaki) di Dubai Creek.
Jembatan ini memiliki tinggi 3.3 meter (11 kaki) dan mengapung di atas lingkungan air garam yang kasar dan membutuhkan material konstruksi yang khusus. Al Maktoum juga dirancang untuk menahan angin dengan kecepatan 160 km (100 m) per jam dan gelombang setinggi 1.8 m (6 kaki). Struktur ini juga menghasilkan energi yang berasal dari gelombang dan tekanan kendaraan sepanjang jembatan dan lebar permukaan.

Baca lebih lanjut…